Teori Pelanggan Adalah Raja

Teori Pelanggan Adalah Raja

Prinsip Pareto yang berlaku dalam kegiatan ekonomi maupun kehidupan menunjukkan bahwa 20% pelanggan memberikan 80% penghasilan untuk kita dan 20% produk menentukan 80% keuntungan. Kepuasan pelanggan menjadi goal agar bisnis terus bergulir dan mengalir. Teori perilaku pembelian pelanggan awalnya mereka memperhatikan, tertarik, memiliki hasrat membeli dan melakukan pembelian ulang . Harmony menyajikan artikel seputar bisnis, keuangan, perpajakan dan finansial untuk membantu para pemilik usaha kecil.

Teori pelanggan adalah raja

Karena pelanggan adalah orang yang menggunakan atau mengkonsumsi produk, jadi merekalah yang paling tepat opininya untuk mengembangkan value pada produk Anda. Unique Selling Point adalah keunikan atau perbedaan dalam produk Anda yang tidak ada atau sulit ditemukan pada produk lain. Unique Selling Point akan membuat produk Anda jadi spesial dan menarik minat calon pelanggan untuk membeli. Pendekatan ini berkaitan dengan teori-teori psikologi dan sosiologi.

Kebutuhan konsumen dipelajari dan ini menjadi dasar dari semua kegiatan terkait produk seperti perancangan, harga, distribusi, pengemasan dll. Untuk urusan administrasi keuangan, Anda bisa menggunakan Jurnal. Jurnal adalah software akuntansi berbasis on-line yang memudahkan Anda dalam masalah administrasi keuangan secara instan, cepat, aman, dan akurat. Anda bisa mendapatkan kemudahan menjalankan bisnis dengan berbagai fitur yang ditawarkan Jurnal. Untuk information lebih lanjut tentang Jurnal dan mendapatkan free trial selama 14 hari, silakan Anda klik di sini. Pelanggan ibarat seorang raja, maka sudah sepantasnya Anda melayaninya dengan baik.

Jangan lupa untuk tetap ramah dan memberikan pelayanan yang baik. Tanyakan juga suggestions dari kelanjutan komplain dan keluhan mereka. Apakah sudah tertangani dengan baik dan bagaimana kepuasannya atas penyelesaian masalah yang terjadi. Jika kamu bisa menjalani ini, dijamin pelangganmu akan enggan berpidah ke yang lain.

Pelayanan publik tidak lagi menjadi momok yang menjijikkan atau menakutkan. Sehingga Service of Excellent yang sesungguhnya dalam mencapai keadilan, kesetaraan, mutu/kualitas, penekanan/minimalisir biaya, dan kecepatan dalam pelayanan benar-benar terwujud. Keempat poin ini semoga member wawasan sekaligus memberikan ide saat memasarkan dan menjual buku.

Comments are closed.