5 Rekomendasi Buku Untuk Memulai Bisnis Sendiri Di Masa Pandemi

5 Rekomendasi Buku Untuk Memulai Bisnis Sendiri Di Masa Pandemi

Apapun kebutuhan Anda baik perusahaan besar, kecil, atau pribadi ada solusinya. Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang. Dari biaya yang dikeluarkan itu, pembeli hak waralaba akan mendapatkan peralatan dan bahan yang diperlukan untuk memulai usahanya. Mengingat jumlah modal yang tidak terlalu besar, sementara potensinya cukup menggiurkan, waralaba ini layak dipertimbangkan sebagai usaha di saat pandemi.

Menjual makanan beku bisa menjadi peluang berikutnya dalam berbisnis di masa pandemi. Sebab, tidak semua orang memiliki keterampilan memasak, sedangkan aktivitas di luar rumah harus dihindari. Akhirnya, makanan beku bisa menjadi solusi bagi mereka yang memerlukannya.

Namun, banyak juga para pelaku bisnis memandang kondisi sekarang sebagai kesempatan untuk menemukan peluang bisnis baru. Hasmicro.com menyebutkan, peluang tersebut bisa Anda gunakan untuk mulai bisnis saat pandemi di bidang kuliner. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, mulai menyediakan masakan rumah hingga kue atau minumana ringan. Selain frozen meals, bisnis lain yang bisa kamu coba adalah Martabak mini. Untuk memulai bisnis ini, kamu bisa menyediakan gerobak ukuran sedang atau kamu bisa memulai bisnis kamu dari rumahan jika tidak cukup modal untuk membeli gerobak.

Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi on-line pesan antar makanan untuk memudahkan. Contoh usaha kecil-kecilan yang lain adalah menjadi dropshipper atau reseller toko online. Apabila Anda tidak memiliki cukup modal untuk membeli barang dari provider, menjadi dropshipper adalah solusinya. Anda hanya perlu menjadi perantara antara provider dengan pembeli.

Gunakan sistem pemungutan suara di mana setiap orang mendapat lima atau sepuluh “suara” yang dapat mereka bagikan dengan cara apa pun yang mereka suka. Setelah melakukan brainstorming selama lima hingga 10 menit, letakkan semua catatan dan tempel di dinding jangan lupa untuk mengelompokkan ide-ide serupa. Izinkan siapa pun menambahkan catatan tambahan pada titik ini jika ide orang lain memicu pemikiran baru. Kumpulkan orang-orang dari berbagai bagian perusahaan Anda dan pastikan Anda memiliki perwakilan dari setiap bagian. Anda akan menemukan bahwa berbagai kelompok dalam perusahaan Anda memiliki perspektif yang sama sekali berbed.

Akibatnya, banyak orang menjual masker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang terjebak pandemi. Veni Handayani atau biasa di panggil Veni merupakan alumnus Universitas BSI yang sukses menjadi entrepreneur dalam bidang seluler . Mahasiswa jurusan Sistem Informasi ini sudah mulai membuka usahanya sejak tahun 2018. Usaha yang dibangun berawal dari motivasi dari dalam diri Veni di mana ia berkeinginan untuk melepas diri bekerja di tempat orang lain dan ingin membuka peluang kerja bagi orang lai.

Mencoba bisnis dimasa pandemi

Sediakan pula paket lengkap murah peralatan berkebun, yang terdiri dari bibit, peralatan berkebun, media tanam, dan buku panduan berkebun. Menjual media dan permainan edukasi menjadi ide bisnis yang cukup menjanjikan di masa pandemi. Selain itu, Anda yang memiliki usaha dan terdampak karena pandemi COVID19, juga bisa mulai memindahkan jualan Anda ke toko online.

Mungkin berat di awal, tapi Anda tidak akan tahu seberapa besar kemampuan Anda jika tidak “ditekan” oleh pandemi. Jangan sampai lengah ketika produk kita sudah berada di pasar, kita harus tetap mengamati dengan saksama produk pesaing. Kita bisa melihat apakah pesaing menambahkan sesuatu dalam produk mereka yang akhirnya bisa membuat produk mereka lebih unggul dari produk kita. Dari situ, anda dapat memastikan dan dapat memperbarui produk anda agar dapat bersaing dengan produk kompetitor. Pastikan juga untuk memilih konsep produk yang unik dan beda dari pesaing. Melakukan riset kompetitor merupakan cara yang efektif untuk dapat bersaing secara sehat.

Hal yang perlu Anda pastikan terlebih dahulu adalah posisi likuiditas bisnis Anda. Usia yang masih muda juga bukan halangan untuk memulai semua bisnis atau usaha yang bisa dijadikan sebagai bekal di masa mendatang. Tidak perlu modal besar, Wargi Bandung bisa memulai beberapa bisnis kecil-kecilan terlebih dahulu untuk menambah pengalaman. Anda hanya perlu menyiapkan freezer untuk menyimpan produk jualan Anda. Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dari Prodi Ilmu Komunikasi ini merintis toko hijab online di akun Instagramnya.

Salah satu kebutuhan yang harus terpenuhi setiap saat adalah makan. Di tengah pandemi seperti saat ini, banyak warga yang sedikit over protective dengan diri mereka sendiri seperti menerapkan social distancing dan bodily distancing secara berlebihan. Akibatnya mereka memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari memanfaatkan media online. Kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan membuka usaha katering harian dengan sistem pemasaran maupun pemesanan secara online. SOM menjual lebih dari 80 jenis sayuran, baik yang umum maupun yang khusus, dengan harga jual terjangkau untuk segmen menengah ke atas.

Comments are closed.